Bagaimana Islam Memandang Pandemi Covid

Dalam keadaan saat ini, suatu bangsa dituntut untuk menunjukkan nilai-nilai terbaik dari ideologi kebangsaan untuk dapat mengatasi tantangan pandemi COVID-19. Hal tersebut dapat diimplementasikan dengan keputusan tetap berada di rumah, tidak bepergian, dan menghindari kerumunan. Kedatangan vaksin COVID-19 di Indonesia menimbulkan berbagai isu yang justru membuat masyarakat resah. Beredar informasi di dunia maya bahwa vaksin COVID-19 tidaklah aman digunakan atau mengandung bahan yang tidak halal.

Untuk itu mari kita wartawan Indonesia menggugah kesadaran masyarakat agar semakin waspada dan terlibat aktif mengatasi Covid-19,”katanya. Dalam kegiatan itu, Unsyiah menghadirkan tiga lima penyintas untuk memberikan kesaksian. Mereka adalah Alfiansyah Yulianur, Wakil Rektor III Unsyiah; Fadhulllah TM Daud, Wakil Bupati Pidie; Mohd. Tanwir, Kadisperindag Aceh; Hifnalisa, dosen fakultas pertanian Unsyiah; dan Darwanis, Ketua SPI Unsyiah.

Hal ini perlu mendapat perhatian pers di Indonesia agar lonjakan kasus Covid-19 klaster pilkada bisa dicegah. Diskusi publik tersebut diikuti oleh sekitar 500 peserta dari berbagai komunitas seperti para akademisi, berbagai utusan CSO, para mahasiswa sarjana, mahasiswa magister, mahasiswa doktoral, maupun masyarakat serta pihak lainnya. Para ilmuwan itu mengatakan bahwa SARS dan MERS dipastikan berasal dari alam yang berevolusi cepat saat menyebar di antara populasi manusia. Sebaliknya, virus corona Covid-19 memang terbukti sangat menular sejak pertama kali kasusnya terdeteksi.

Gara-gara keresahan saya ini, publik jadi semakin tahu bahwa matematika juga bisa membantu dan mengambil peran dalam menghadapi kasus pandemi,“ ujar Nuning. “Korea Selatan itu ‘kan salah satu dari beberapa negara di dunia yang paling baik penanganan kasus COVID-19-nya. Ini waktu terus berjalan, tentu sulit untuk bisa persis seperti mereka, tetapi, setidaknya, dari tulisan ini kita bisa mengetahui bahwa Indonesia perlu melakukan sesuatu untuk tetap berada dalam tren yang baik,“ tambah Nuning lagi. Selanjutnya Wiku berpesan setiap individu untuk memberikan pesan yang baik kepada publik.

Sehingga layak mendapatkan penanganan serius seiring dengan penanganan pada sisi medis, ekonomi, logistik bansos dan lain-lain. Setelah menarik nafas sejenak, saya berusaha mengontak beberapa sahabat dan private satgas penanganan covid-19, di tempat saya tinggal. “Pak Bowo tetap tenang, istirahat di rumah sambil kita tata penanganan berikutnya” begitu kata beberapa teman yang duduk di satgas. Malam itu juga, saya menerima jadwal bahwa pagi harinya, Sabtu, tanggal 21 November 2020 swab PCR di Puskesmas terdekat.

Apakah covid ini benar nyata

Pasokan vaksin COVID-19 tidak cukup untuk diberikan ke seluruh masyarakat Indonesia sekaligus dalam satu waktu. Jadi, pemberian vaksin COVID-19 oleh pemerintah akan dilakukan secara bertahap. Periode pertama akan dimulai dari Januari hingga April 2021, dan periode kedua pada April 2021 hingga Maret 2022.

Kita bisa melihat bagaimana perubahan-perubahan di bidang teknologi, ekonomi, politik hingga pendidikan di tengah krisis akibat Covid-19. Perubahan itu mengharuskan kita untuk bersiap diri, merespon dengan sikap dan tindakan sekaligus selalu belajar hal-hal baru. Indonesia tidak sendiri dalam mencari solusi bagi peserta didik agar tetap belajar dan terpenuhi hak pendidikannya.

Hampir kurang lebih 200 Negara di Dunia terjangkit virus corona termasuk Indonesia. Berbagai upaya dalam rangka pencegahan, pengobatan, dan sebagainya pun telah dilakukan dalam mencegah penyebaran virus corona, hingga lockdown dan social distancing di kota-kota besar sudah dilakukan untuk memutus rantai penyebaran virus korona. Dalam Islam wabah Situs Bola Online virus korona ini merupakan sebuah ujian bagi suatu kaum agar selalu mendekatkan diri kepada Allah. Islam juga mengajarkan istilah lockdown dan social distancing dalam rangka pencegahan penularan penyakit, sebagian para ulama menyebutkan Istilah penyakit ini disebut dengan Tho’un yaitu wabah yang mengakibatkan penduduk sakit dan berisiko menular.