Eleven Tanda Bahwa Pacar Kamu Melakukan Gaslighting

Akui bahwa apa yang Anda rasakan adalah apa yang Anda rasakan sehingga Anda dapat mengambil tindakan apapun yang perlu dilakukan agar Anda merasa lebih baik. Padahal hal tersebut bukan salah diri sendiri dan bukan kamu awal masalahnya. Kamu hanya dimanipulasi agar melihat diri sendiri sebagai sosok yang buruk dan tidak berguna. Jika terlambat menyadari kondisi tersebut, maka kamu akan cenderung menyerahkan hak dan kekuasaan ke dia. Kamu akan mulai menyalahkan diri jika merasa tidak mampu membantu dia. Korban akan merasa bahwa dirinya selalu salah di mata orang lain, tidak pernah didengarkan pendapatnya, serta merasa dimanfaatkan dan selalu diatur.

Apa itu gashlighthing

Tindakan berbohong ini diulangi secara terus menerus untuk menyerang, mengendalikan pembicaraan, dan mendominasi hubungan. Dikutip dari halodoc, istilah “gaslighting” berasal dari sebuah film pada tahun 1940-an yang berjudul Gaslight. Film ini menceritakan seorang suami licik yang diperankan oleh Charles Boyer yang memanipulasi Situs Bola Online dan menyiksa istrinya yang perankan oleh Ingrid Bergman, bahwa dia akan gila. Sebagai orang yang berada di sekitar korban dan pelaku, kita dapat menjadi pendengar yang baik bagi korban. Kita juga dapat meminta korban mengomunikasikan pikiran dan perasannya pada pelaku, dengan harapan pelaku dapat sadar dan memperbaiki perilakunya.

Lelucon ini akan dianggap biasa saja oleh gashlighter, namun menyakiti korbannya. Penyangkalan yang dilakukan membuat korban menjadi bingung dan serba salah sehingga, korban gashlightingsulit membedakan antara kebenaran dan kebohongan. Tujuan dari penyangkalan ini adalah untuk meyakinkan korban bahwa ia yang benar. Awalnya, gashlightermelakukan kebohongan kecil yang lama kelamaan menjadi kebohongan besar.

“Ini penyalahgunaan kekuasaan untuk mendominasi orang lain,” kata Patricia Pitta, terapis hubungan, seperti dilansir dari Men’s Health. Disadari atau tidak, efeknya bahaya dan deadly untuk kondisi batin korban. Bukan hanya sebentar, tapi juga akan sangat lama sampai pelakunya sendiri sudah tidak mengingatnya. Misalnya terkait dengan risiko atau tanggung jawab, pelaku sebisa mungkin akan menyangkal dengan pembelaan diri yang sebenarnya kesaksian palsu.

Sang istri pun berjuang untuk melindungi identitasnya, sementara suaminya dengan kejam mencoba memanipulasinya. Pasangan kamu sebenarnya tidak ingin dibebankan dengan tanggung jawab terhadap atas tindakan yang dia lakukan. Sementara itu, kamu terlalu banyak menguras energi dengan mencoba menjelaskan perasaan kamu agar pasangan dapat memutuskan apakah perasaan kamu itu benar atau salah. Akibatnya, sang istri pun terus meragukan dirinya sendiri, perasaan, persepsi serta ingatannya.

Seorang pelaku gaslightinghanya dapat melancarkan aksinya saat korban tidak sadar dengan apa yang sedang diperbuatnya. Surabaya (beritajatim.com) – Kasus kelainan seksual yang berujung pada pelecehan dan kekerasan baik fisik, psychological, maupun seksual banyak terjadi akhir-akhir ini. Bahkan korban tidak hanya dari kaum hawa, melainkan juga banyak kaum adam yang menjadi korban pelecehan seksual. Setelah investigasi dilakukan, diketahui bahwa semua ‘pasien’ memiliki satu persamaan, yaitu telah dimanipulasi oleh orang-orang terdekat mereka.

Saat seperti itu, pasangan mungkin akan mengubah topik pembicaraan dengan membicarakan hal-hal yang sudah kamu lakukan, bukannya membahas apa yang dia perbuat. Dalam hal ini, pasangan bisa saja meremehkan kamu atau menganggap kamu terlalu sensitif sebagai bentuk menghindari tanggung jawab. Selain itu, di saat kamu tahu dia berbohong, dia bisa berperilaku sangat meyakinkan sehingga pada akhirnya kamulah yang mulai meragukan diri kamu sendiri.