Waspada Gaslighting Dalam Hubungan, Tindakan Manipulasi Yang Tidak Disadari

Dalam ceritanya, sang suami membujuk sang istri dan dan istrinya terbuai dengan hal-hal kecil yang membuat dirinya seakan bersalah dan menjadi delusional. Rosenberg membuat kesamaan antara gaslighting dalam hubungan asmara dan masalah sosial yang lebih besar. Seringkali gaslighting bersinggungan dengan masalah misogini dan wanita, di mana mereka lebih sering memaafkan dan mendorong perilaku gaslighting untuk mempertahankan posisi kekuasaan. Saat kamu mengemukakan soal perasaanmu, ia tidak pernah menanggapinya. Ia akan berbalik meyakinkan bahwa kamulah yang salah atau kamulah yang terlalu banyak berpikir. Padahal, dalam rumah tangga yang sehat, ketika salah satu mengemukakan pendapat atau perasaan seharusnya yang lainnya mendengarkan.

Selain dengan lelucon, gashlighter akan menjatuhkan korbannya dengan komentar-komentar sinis. Korban tidak akan menyadari bahwa ia sedang terkenagashlighting karena, gashlighter melakukannya dengan perlahan. Ujung-ujungnya, hal tersebut dapat merusak karier dan hubungan interpersonal korban. Ketika pelaku berbohong tentang hal-hal yang lebih besar, Anda menjadi tak yakin apakah yang dikatakannya benar atau bohong belaka.

Sejumlah dokter kontrak yang bekerja di sejumlah rumah sakit pemerintah Malaysia di seluruh negeri atau negara bagian melakukan unjuk rasa, Senin, menuntut jaminan pekerjaaan dan peluang kerja yang lebih baik. “Dia akan tumbuh benci melihat ayahnya. Dia akan tumbuh melihat ayahnya dicap buruk oleh semua orang,” tulis Alvin dikutip Zigi.id, Rabu, 2 Juni 2021, dari akun Instagramnya @alvin_411. Alvin dicerca warganet usai membuat sebuah unggahan di Instagramnya yang menampilkan wajah sang anak dengan keterangan yang dinilai tak pantas. Menurut ilmuwan psikolog dari SHINE Consulting, Lina Karlina S Psi, orang yang melakukan gaslighting biasanya adalah seorang narsistik.

Apa itu gashlighthing

Saat Arthur mengetahui kenyataan bahwa Thomas Wayne bukan ayahnya, ia mengalami frustasi dan hal tersebut membawanya pada tititk balik kehidupan. Arthur bukan lagi pelawak yang mendedikasikan hidup untuk ibunya, ia mulai menyebut dirinya sebagai Joker dan melakukan berbagai kejahatan. Jatuh cinta memang sering membuat mabuk kepayang, lupa diri, hingga tidak sadar sedang dikelabuhi. Endorfin yang dihasilkan sangat mampu menutupi kejahatan-kejahatan yang sedang dilakukan oleh pasangan, sehingga pasangan selalu terlihat baik dan nyaris sempurna. Menurutnya, seseorang menjadi gaslighter juga dikarenakan ia memiliki kecemasan yang besar dalam dirinya, dan kegagalannya untuk melakukan coping terhadap kecemasan tersebut.

Kenyataannya, memang seorang gaslighter cenderung bisa membingungkan para korbannya dengan menunjukkan sisi positif dirinya. Ini dapat membuat korbannya berpikir ulang bahwa orang tersebut tak sepenuhnya buruk. Itulah kenapa di awal bertemu kadang mereka akan mencari cara agar mengetahui kelemahanmu, entah itu dengan obrolan intens atau mencari tahu sendiri di media sosial.

Dalam situasi ini, kamu harus bisa menolak permintaannya dan mampu mengatakan “tidak” secara tegas, tanpa merasa bersalah sedikit pun. Selain itu, cara tersebut juga bisa membuat hidup kamu bahagia dan sehat. Mungkin Anda akan bingung untuk mencari ciri-ciri orang yang gaslighting. Namun jangan panik, ada beberapa Situs Bola Online tanda pelaku gaslighting yang dapat terlihat dengan mudah. Bahayanya, orang-orang dengan gangguan kepribadian narsistik tidak mau mengerti akan perasaan orang lain. Mereka akan terus mencari perhatian, dan suka melakukan manipulasi demi mendapatkan yang diinginkan atau untuk menutupi kesalahannya.

Penting untuk diingat bahwa tidak ada dua orang yang mengingat peristiwa yang sama dengan cara yang persis sama. Untuk alasan ini, setiap orang mungkin memiliki ingatan yang berbeda tentang peristiwa yang sama. Ketika Mama menantang atau mempertanyakan ingatan anak, ini bisa menjadi bentuk gaslighting. Freepik/ZinkevychDilansir dari verywellfamily, gaslighting sering dianggap sebagai bentuk manipulasi halus yang menyebabkan orang yang menerima mempertanyakan realitasnya. [newline]Misalnya, ketika anak mama jatuh dan lututnya tergores, Mama berkata, “Kamu baik-baik saja.”. Menurut terapis khusus penyembuhan dari kekerasan, Sharie Stines, susahnya mengidentifikasi kekerasan emosional karena si pelaku biasanya menunjukkan diri mereka sebagai sosok yang penuh cinta dan perhatian. Tetapi, sisi mereka ini hanyalah proses ‘grooming’ untuk memenangkan hati korban.